SENTANI, dprkjayapura,- Wakil Ketua III DPRK Jayapura, Nelson Yohosua Ondi menyoroti minimnya pemberitaan media terkait penggunaan dana otsus di Kabupaten Jayapura selama ini. Sorotan tersebut disampaikan Nelson Ondi saat ditemui di Sentani, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, jumlah anggaran Otsus yang diterima Pemerintah Daerah dan diterjemahkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk DPRK selama ini belum pernah di publikasikan secara transparan kepada publik, apa saja peruntukan dan penggunaannya, termasuk hasil yang diperoleh melalui pemanfaatan dana otsus itu sendiri.
“Soal besaran atau nominal yang diterima dari pemerintah pusat dan provinsi, bukan itu soalnya,” tegas Nelson
Sebagai perwakilan dari jalur khusus kursi Otsus, katanya, prioritas pengawasan pihaknya akan lebih kepada pemanfaatan dan penggunaan serta dampak yang dirasakan penerima manfaat di tingkat bawah secara khusus Orang Asli Papua (OAP).
Dia juga mempertanyakan soal koordinasi pihak Pemerintah Daerah dengan awak media yang melaksanakan liputan di kawasan perkantoran Bupati di Gunung Merah Sentani, karena selama ini pemberitaan yang terlihat hanya seremonial dari rutinitas atau kunjungan kerja Bupati Jayapura di berbagai Kampung atau Distrik. Penerimaan dana otsus di daerah ini sudah ada jauh sebelum kami (8 anggota jalur khusus) menjadi wakil rakyat.
“Peruntukan dana otsus sudah jelas, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pemberdayaan. Yang lalu dana otsus juga diturunkan langsung ke distrik dan kampung. Pemberitaan soal pemanfaatan dana tersebut tidak jelas,” ujarnya
Dikatakan, delapan anggota DPRK Jayapura dari jalur pengangkatan yang saat ini berada dalam fraksi kelompok khusus (poksus), dalam melaksanakan tugas dan fungsi kedewanan saat ini ketika melaksanakan Kunjungan Kerja dan Reses diberbagai Kampung dan Distrik di Kabupaten Jayapura tidak dilanjutkan atau dipublikasikan secara terbuka kepada publik, apa saja hasil-hasil yang diperoleh dari lapangan maupun usulan masyarakat.
“Secara teknis harusnya ada kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak perusahaan media,” katanya
Transparansi, lanjut Nelson, semua OAP di Kabupaten Jayapura harus mengetahui kemana saja, digunakan untuk apa, dan berapa besar dana otsus yang diterima oleh Pemerintah Daerah dan disalurkan kepada OPD, Distrik dan Kampung hingga kepada bantuan sosial lainnya. Karena hingga saat ini ditengah masyarakat selalu mengeluh soal dana otsus, katanya uang otsus banyak tetapi tidak jelas arah penggunaan nya kemana dan oleh siapa.
“Ini menjadi atensi kami kepada pihak eksekutif tetapi juga para awak media untuk diperhatikan lebih serius, sehingga informasi kepada publik juga dapat berjalan dengan baik,” ucapnya. (*)