Sentani, Dprkjayapura,- Festival Danau Sentani atau FDS yang menjadi agenda rutin Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura siap digelar, lokasi kegiatan FDS tahun ini masih seperti biasa di kawasan wisata pantai Khalkote Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura pada awal September 2026 mendatang.
Event budaya dan pariwisata ini mendapat dukungan anggaran penyelenggaraan sepenuhnya dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2026 sebesar 1 miliar rupiah dan dana Otsus sebesar 2,5 miliar rupiah, yang mana bocoran total anggaran sebesar 3,5 miliar rupiah ini disampaikan oleh Muhammad Akbar selaku Ketua Komisi C DPRK Jayapura usai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura pada Selasa (14/7/2026).
Akbar juga mengaku sangat optimis terhadap proses persiapan pelaksanaan event FDS tersebut yang saat ini sementara di genjot pekerjaannya oleh Pemerintah Daerah karena akan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka
“Site plane nya akan diberikan oleh dinas kebudayaan dan pariwisata kepada dewa sebagai gambaran terhadap seluruh proses pelaksanaan yang akan dilaksanakan,” ujar Akbar
Menurutnya, perhelatan event yang sering mengalami penundaan beberapa kali ini memiliki dampak dan prospek yang menguntungkan bagi daerah, hanya saja seluruh potensi wisata dan kebudayaan di daerah ini belum di garap secara maksimal yang nantinya berdampak kepada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dikatakan, PAD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata selama ini hanya mencapai 20 juta per tahun namun dengan gelaran FDS tahun ini ditargetkan mencapai 100 juta, oleh sebab itu diharapkan adanya kerja keras dari Dinas teknis untuk dapat menggenjot seluruh potensi dan destinasi pariwisata yang tersedia
“Dari sisi promosi terhadap potensi wisata dan budaya di daerah ini yang masih sangat lemah. Kalau bisa, promosi dengan menggunakan bahasa inggris dan mengaktifkan media sosial yang lebih cepat dijangkau oleh masyarakat serta melibatkan penggiat pariwisata atau agen travel perjalanan yang ada di dalam daerah maupun di luar,” katanya
Ada banyak agenda atau event pariwisata dan budaya di daerah lain, kata Akbar, sangat disayangkan jika arus perjalanan para turis nasional maupun mancanegara serta lokal yang melintasi daerah ini sama sekali tidak dimanfaatkan dengan baik. Karena seluruh akses ke daerah lain di Papua tentunya akan melewati Bandara Sentani di Kabupaten Jayapura.
“Kita berharap agar seluruh proses persiapan kegiatan dapat berjalan dengan lancar tetapi juga tetap melibatkan potensi lokal kita yang tersedia,” jelasnya
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra menjelaskan pihaknya menghadiri RDP bersama Komisi C DPRK Jayapura untuk memberikan informasi serta mendapat masukan dari Dewan terhadap seluruh persiapan hingga pelaksanaan FDS ke XV 2026 nanti di kawasan Pantai Wisata Khalkote, Kampung Harapan,Distrik Sentani Timur
“Pada prinsipnya kita siap untuk melaksanakan event tahunan ini dengan melibatkan seluruh potensi kita yang tersebar di 129 kampung dan 19 distrik,” ujarnya
Elisa juga menjelaskan dari RDP yang berlangsung bersama Komisi C, pihaknya diberikan sejumlah catatan yang harus dibenahi khususnya yang berdampak kepada PAD dari bidang pariwisata. Sementara soal target dari FDS yang diharapkan adalah sukses pelaksanaan tetapi juga berdampak serta bernilai ekonomi bagi masyarakat dan meningkatkan PAD bagi daerah
Disinggung soal pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung, Elisa mengaku sepenuhnya dilaksanakan oleh DP2KP Kabupaten Jayapura, yang kabarnya sudah berjalan pembangunan infrastruktur dan fisiknya mencapai 50 persen.
“Kita fokus pada acara dan keterlibatan peserta khususnya para UMKM lokal dan kerajinan tangan serta sanggar seni budaya dari setiap kampung-kampung di daerah ini,” katanya. (*)